Desa Adat Penarukan Buleleng – Bali
Membina kerukunan krama di enam banjar adat berlandaskan ajaran luhur Tri Hita Karana, melestarikan seni budaya leluhur, serta menyelenggarakan pelayanan administrasi adat yang cepat, transparan, dan bersahabat.
Administrasi & Surat Adat
Pengurusan surat pengantar perkawinan adat, pendaftaran krama mipil, dan krama tamiu terlayani secara tertib dan transparan.
Sekretariat & Bantuan Pecalang
Koordinasi upacara yadnya, pengaturan lalu lintas saat piodalan, serta pengamanan ketertiban wewidangan desa adat siaga 24 jam.
Paruman & Panca Yadnya
Jadwal piodalan Pura Kahyangan Tiga, paruman agung krama desa, dan gotong royong banjar terangkum terpadu dalam satu wadah.
Merawat Warisan Leluhur Menuju Krama yang Rukun & Rahayu
Desa Adat Penarukan merupakan kesatuan masyarakat hukum adat di Kecamatan Buleleng yang memiliki wewidangan, tata kelola, dan pararem tersendiri. Terdiri dari 6 banjar adat yang bersinergi, kami berdedikasi menjaga keluhuran dresta dan kesejahteraan sosial krama.
- Pelestarian Pura Kahyangan Tiga (Pura Desa, Puseh, Dalem) dan tradisi upacara panca yadnya.
- Awig-awig & Pararem berkeadilan yang melindungi hak-hak krama adat dan krama tamiu.
- Pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui LPD (Lembaga Perkreditan Desa) Penarukan.
Banjar-banjar di Desa Adat Penarukan
Desa Adat Penarukan menaungi 6 banjar adat yang menjadi pilar kerukunan suka-duka, tradisi adat, serta persatuan masyarakat.
Banjar Adat Penarukan
Pusat banjar induk di pusat wewidangan Desa Adat Penarukan. Memiliki krama yang aktif dalam kegiatan pesantian, sekaa gong kertha laksana, dan pilar penjaga tradisi leluhur.
Banjar Adat Satria
Menjunjung nilai keberanian ksatria dan kedisiplinan wewidangan. Sangat aktif dalam pengamanan adat melalui satuan Pecalang, pembinaan kepemudaan, serta ketahanan pangan krama.
Banjar Adat Sidayu
Pusat pelestarian seni gamelan tabuh klasik dan tari wali sakral. Rutin ngayah pada setiap upacara piodalan di Pura Kahyangan Tiga dan Pura Dangka Desa Adat.
Banjar Adat Ketewel
Dikenal dengan keasrian wewidangan dan kekeluargaan krama yang erat. Memiliki keterikatan kuat dengan sistem subak adat tradisional serta ketahanan lingkungan asri.
Banjar Adat Penarungan
Krama Banjar Penarungan memegang teguh kerukunan persaudaraan menyama braya, tertib tertata dalam administrasi krama mipil, dan menjaga situs-situs peninggalan tetua.
Banjar Adat Jinang Dalem Kelodan
Terletak di kawasan asri bagian selatan wewidangan Desa Adat Penarukan. Berperan aktif dalam reksa palemahan, sekaa serati banten upakara, dan kegiatan olahraga pemuda.
Tri Hita Karana di Penarukan
Tiga keharmonisan yang menjadi pedoman utama krama Desa Adat Penarukan dalam beragama, bermasyarakat, dan menjaga alam lingkungan.
Hubungan Harmonis Krama dengan Sang Pencipta
Krama Desa Adat Penarukan bersama-sama ngayah memelihara dan melaksanakan upacara piodalan di Pura Kahyangan Tiga (Pura Desa, Puseh, dan Dalem) serta pura dangka wewidangan desa adat secara khidmat dan berkesinambungan.
- Piodalan rutin sasih dan karya agung di Pura Kahyangan Tiga.
- Pembinaan sekaa santhi, kidung rohani, dan sekaa tari wali sakral.
- Penyediaan sarana upakara yang terkoordinasi rapi oleh Serati Banten Desa Adat.
Kerukunan Menyama Braya Lintas Enam Banjar
Ikatan kekeluargaan antar krama di Banjar Penarukan, Satria, Sidayu, Ketewel, Penarungan, dan Jinang Dalem Kelodan dipererat melalui tradisi suka-duka, paruman bulanan, serta kepeloporan sekaa teruna-teruni (STT).
- Musyawarah mufakat (paruman) untuk setiap keputusan strategis desa adat.
- Penguatan peran generasi muda melalui kegiatan seni, olahraga, dan budaya.
- Toleransi dan keterbukaan dalam merangkul krama tamiu yang berdomisili di wewidangan.
Menjaga Kelestarian Alam dan Wewidangan Desa
Kearifan lokal menjaga keasrian wewidangan desa adat diwujudkan lewat gotong royong kebersihan telajakan, pengelolaan saluran irigasi subak adat, perlindungan pohon sakral, serta penataan tata ruang desa yang berkelanjutan.
- Kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan berkala di setiap banjar.
- Sinergi dengan subak adat dalam menjaga kelancaran debit air pertanian.
- Penerapan pararem pembatasan sampah plastik di area pura dan wewidangan suci.
Pengurus Desa Adat Penarukan
Prajuru Desa Adat Penarukan Masa Bakti 2026 - 2031 yang mengemban swadharma menuntun krama.
I Dewa Putu Artha SH, MM
Masa Bakti 2026 - 2031
Wayan Arjana, S.Pd, M.Pd
Masa Bakti 2026 - 2031
Komang Agus Dana Putra
Masa Bakti 2026 - 2031
Dewa Made Swarsawijaya, S.Sos
Masa Bakti 2026 - 2031
Pusat Bantuan & Pecalang Adat
Koordinasi keamanan wewidangan & permohonan pengawalan yadnya.
Layanan Administrasi Krama Online
Ajukan surat keterangan adat atau sampaikan aspirasi ke prajuru.