Merawat Dresta Leluhur dan Kebersamaan Krama
Desa Adat Penarukan berakar dari peradaban agraris dan maritim di pesisir utara Pulau Bali. Dikenal memiliki hubungan persaudaraan erat yang tercermin dari kesatuan 6 banjar adat: Banjar Penarukan, Satria, Sidayu, Ketewel, Penarungan, dan Jinang Dalem Kelodan.
Kehidupan adat bersumbu pada keberadaan Pura Kahyangan Tiga (Pura Desa, Puseh, dan Dalem) sebagai pusat spiritualitas krama desa adat, di mana nilai-nilai kearifan lokal terus diwariskan secara turun-temurun kepada generasi muda.
Visi Adat
Mewujudkan Desa Adat Penarukan yang ajeg, harmonis, sejahtera, dan berkarakter adiluhung.
Misi Adat
Melaksanakan Tri Hita Karana secara konsisten, menguatkan Awig-awig, dan memajukan LPD Desa Adat.